Gudeg Yu Djum Yang Tidak Akan Pernah Mengecawakan Anda

by basra .

Mungkin bagi orang yang tinggal diluar Yogyakarta ataupun belum pernah berkunjung ke Yogyakarta pastinya akan merasa asing dengan nama Djuhariah. Bagi orang Yogyakarta ataupun pernah berkunjung ke Yogyakarta pastinya mengenal nama Djuhariah. Djuhariah adalah pemiliki dari warung gudeg terkenal Yu Djum.

Djuhariah yang berusia 85 tahun di informasikan pada 14/112016 tutup usia dan kabar tersebut menggemparkan Yogyakarta berikut daerah lain di Indonesia. Warga Yogyakarta serta-merta memanjatkan doa untuk Yu Djuma. Hal bukan dikarenakan Yu Djum memiliki hubungan keluarga akan tetapi karena Yu Djum adalah pemilik warung situs poker gudeg yang tidak akan pernah mengecewakan pada pembelinya karena memiliki cita rasa yang kaya.

Pada masa hidupnya, Yu Djum menyajikan pertama kali gudeg racikannya di Karangasem, sebelah utara UGM. Kemudian warung Yu Djum dibuka di Jalan Wijilan yang merupakan sentra gudeg di Yogyakarta. Jalan Wiilan akhirnya pun menjadi salah satu sentra gudeg di Yogyakarta.
gudeg-yu-djum-yang-tidak-akan-pernah-mengecawakan-anda
Jalan Wijilan ramai oleh penjual gudeg sejak tahun 1942. Hingga saat ini, lokasi tersebut selalu ramai di kunjungi oleh warga dan wisatawan bahkan beberapa gerai atau warung gudeg membuka gerai mereka 24 jam.

Mulai pukul 6 pagi para penjual gudeg telah mulai berjejer disepanjang jalan. Ada yang secara lesehan, ada juga yang menggunakan kursi dan meja. Gudeg Djum merupakan salah satu penjual agen poker yang paling terkenal disana. Yu Djum telah membuka gerai mulai tahun 1950.

Jenis gudeg yang dijual di warung Yu Djum adalah gudeg kering dengan ciri rasa yang gurih yang ‘nendang’. Salah satu rahasia terpenting pada nasi gurih ini adalah gudeg yang dimasak dengan cara tradisional yaitu menggunakan api dan kayu bakar.

“Nangka mudanya langsung diambil dari langganan yang berasal dari Purworedjo dan sudah bertahun-tahun menjadi langganan,” kata Elina yang adalah salah satu anak perempuan dari Yu Djum yang kini telah ikut serta dalam mengelola bisnis gudeg milik ibunya tersebut.

Sama dengan gudeg lainnya yang ditemui di Jalan Wilijan, Gudeg Yu Djum disajikan dengan krecek pedas, telur, ayam dan juga tempe bacam atau tahu. “”Ayamnya adalah ayam kampung betina karena yang jantan tidak begitu enak. Telurnya juga adlaah telur bebek,” tambah Elina.

Gudeg Yu Djum disajikan dengan atas daun pisang. Seporsi gudeg ini harum dan bercita rasa gurih dengan gula merah yang kenal ditambah dengan aroma santan. Walaupun banyak gerai gudeg Teman Poker99 yang menjadi favorit wisatawan, gerai Yu Djum tetap menjadi primadona.

Saat ini Yu Djum telah memiliki 7 cabang yang tersebdar di seluruh Yogyakarta. Tidak ada salahnya ketika anda menyambangi Jalan Wijilan untuk mencicipi rasa otentik gudeg yang dimasak dengan cara tradisional yaitu kayu bakar.